Monday, March 30, 2015

Hari Film Nasional! Nonton, yuk!

Sebagai seorang ketua jomblo awesome, salah satu kegiatan favorit gue di samping beribadah adalah nonton film di bioskop. Dalam 1 bulan minimal gue 4x ke bioskop, tapi berkali-kali mencintaimu.

*hening*

Harus gue akui, gue almost always nonton film luar negeri, baik itu film Hollywood, Thailand, atau Negara apapun yang bukan film Indonesia.

Why? Kenapa gue gak terlalu excited nonton film Indonesia?

 1. Kualitas  Akting
Gue bukan sutradara. Gue juga bukan mahasiswa perfilman. Gue cuma suka nonton film dan suka komentar. Oh, dan suka Samuel Zyylgwyn juga. Hahahahahahahahahahahaha.
Berdasarkan pengamatan gue yang sotoy, beberapa artis mempunyai skill acting yang cukup bagus, seperti Deddy Mizwar, Cut Mini, Dian Sastro, Iko Uwais, Chelsea Islan, dan masih banyak lagi. Namun masih ada beberapa artis (mostly new comer) yang masih perlu diasah lagi.

Gue suka gemes sendiri ngeliat acting marahnya artis Indonesia.
Ini penjelasan sotoy gue…

Dear artis-artis, orang marah ga selalu teriak. Orang marah ga selalu melotot juga. Coba liat film-film luar negeri.. Acting marah mereka bisa dilihat dari mata dan tubuh yang bergetar hebat.
Nih sekedar tips untuk bisa akting marah:
Bayangin tanggal-tanggal tua, berangkat kerja pagi buta, isi dompet cuma KTP dan SIM yang berdarah karena kena pedang Pattimura, uang di atm tinggal kenangan, motor mogok di jalan tol, harus bayar uang kos, dan ibu kosnya lagi PMS. Nah bayangin kalo ibu kos lagi marah. Triple attack. Ibu-ibu + butuh uang + PMS = Buang adek ke rawa-rawa cintamu, mas....
Nah kalo acting favorit gue adalah acting diamnya artis-artis Indonesia. Apa itu acting diam?
Yang kayak begini nih:

2. Dandanan
Ah, kalau ini sih udah umum. Gue pernah nonton sebuah film Indonesia, adegannya si anak dan ibunya lagi di rumah.
Tau gak ibunya pake baju apa?
Ibunya pake long dress, jam emas di tangan kanan, 10 buah gelang di tangan kiri, dan rambutnya disasak! Untung waktu itu batu akik belum ngetrend. Bayangin kalau batu akik udah booming, bisa-bisa si ibu itu pake cincin batu akik, sasak batu akik, anting batu akik, atau bahkan dress dengan bordiran batu akik.

3. Alur Cerita
Pada suatu pagi di kelurahan Cingcangkeling, ada Si A (cewek) sahabatan sama B (cowok). Mereka sahabatan sejak dalam kandungan, sekolah barengan, nyolong mangga bareng, dan banyak hal konyol lainnya. Mereka sebetulnya saling menyimpan rasa sayang. Si A menyimpan rasa “sayang kalau cowok bermotor gak didayagunakan”, sementara si B menyimpan rasa sayang dari lubuk hati yang paling dalem.
Sedih ya :( 


Lanjut…
Tiba-tiba hadir seorang cowok (sebut saja C) dalam kehidupan mereka. Si A naksir cowok C karena cowok C punya mobil, lalu mereka pacaran. Si B patah hati, hancur berkeping-keping, tapi tak ada daya mengingat statusnya dengan si A hanyalah sebatas sahabat. Berkat guna-guna dan mantra yang tak henti-hentinya diucapkan oleh si B, A akhirnya putus sama C. Si cowok B pun mengungkapkan perasaannya. Akhirnya A dan B pacaran and they live happily ever after. The end. Klise! Ketebak!!

Kenapa gak ada yang punya ide kayak gini:
 A pacaran sama B. Lalu mereka BBMan:
A: “Mimih sayang, jangan lupa makan ya.”
B: “Ah, lagi males makan nih. Pipih makan duluan aja deh..”
A: “Uuhh.. Kalau mimih gak makan, pipih juga gak makan deh. “
B: “Ahh pipih...serius deh, makan duluan aja.. Dan akhirnya mereka berdua ditemukan mati.

Mereka bukan mati karena kelaparan, tapi karena mereka diberi anak sama Yang Maha Kuasa.
HAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHA.. Makanya jangan pipih-mimih kalau masih pacaran. HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA dikasih anak, nyaho lu!


Back to my analysis..
Setelah gue baca-baca info mengenai dunia perfilman, terungkap bahwa rendahnya kualitas film-film Indonesia dipicu oleh minat pasar dan modal. Biaya produksi yang besar bikin pembuat film perlu menghitung jumlah penonton untuk meraup keuntungan. Maka dari itu, wajar banyak pemain dalam industri film pake prinsip berdagang dengan membuat film berbiaya produksi rendah (dan kualitas “sejadinya”) asalkan bisa meraup keuntungan tinggi.

Meskipun begitu, tenanglah….. Gak semua pembuat film bikin film “asal jadi” dan “asal dapat untung”. Masih ada beberapa sutradara yang berusaha keras untuk membuat film bagus dan bermutu walau harus bertaruh dengan dana besar, seperti Riri Riza,  Joko Anwar, Upi Avianto, Hanung Bramantyo, dll. Hasilnya, film mereka terbukti berkualitas yang pada akhirnya mendapat apresiasi lokal dan bahkan sampai ke taraf internasional.  *standing applause*

Ini beberapa film Indonesia favorit gue:
Petualangan Sherina, Laskar Pelangi, Soekarno, Garuda Di Dadaku, Cahaya Dari Timur, Comic 8, Di Balik 98, The Raid, Nada Untuk Asa (SUMPAH DARIUS GANTENG BANGET DI FILM INI!!!), dan Pendekar Tongkat Emas.
Oh, film favorit gue lainnya yaitu: Yang diperanin Samuel Zylgwyn, Adipati, Reza Rahadian, Darius Sinathrya, Rio Dewanto, dan Joe Taslim. HAHAHAHAHAHA.

Semuanya tentu berbalik pada selera dan kesenangan para penonton sih ya.. Tapi saran gue cuma satu, dukung terus dan jangan ragu untuk nonton film Indonesia yang bermutu. Mereka butuh support kita! Mereka butuh dukungan kita! Yeay!

Oh iya.. Untuk kalian yang hari ini belum ada rencana kemana-kemana (terutama untuk kalian para jomblo awesome), kalian bisa ke bioskop hari ini, nonton film Indonesia karena tiketnya BUY 1 GET 1 FREE!!! Kalian para jomblo bisa ngajak jomblo lainnya!! *akhirnya ga nonton sendiri ya aulohhh* 

Coba cek list filmnya di sini:


Akhir kata, semoga kuntilanak keriting, genderuwo, tuyul, hantu perjaka, pocong marathon, suster breakdance, dan belahan dada artis-artis Indonesia cepat insaf dan berbalik ke jalan yang benar.. Amiiiiin.

Btw, apa film Indonesia favorit kalian? Tulis di kolom comment ya!

Selamat merayakan Hari Film Nasional!


Salam awesome!

5 comments:

  1. Replies
    1. Jangan ditiru ya, kak. Nanti Tuhan kasih anak, malah nyaho! Hahahahahaha...

      Delete
  2. AssWrwb....salam kenal n salam jomblo, irene....pelem paporit ku "satria bergitar" by rhoma irama...bang haji ganteng beuuuds...hihihi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, salam kenal juga Anonymous. Kamu pasti temennya Mickymous dan Minniemous, ya? HAHAHAHA. Salam untuk anaknya bang haji Rhoma ya... :)

      Delete