Wednesday, April 6, 2016

Ketua Jomblo Awesome Belajar Makeup!

HALOOOO!!! 
ALOHA!!! 
SELAMAT SORE!! APA KABAR DUNIA??? TETEP ASIIKKK~~~

Akhirnya setelah 4 bulan hilang di dunia blog, I AM BACK!! 

Sebelum memulai post ini, gue mau mengucapkan........... *tarik napas dalam-dalam*....................Selamat Natal, selamat tahun baru, selamat hari valentine, selamat Imlek, selamat hari raya Nyepi, selamat Paskah, selamat ulang tahun bagi lo yang berulang tahun di bulan Desember-Maret, dan selamat bergabung menjadi jomblo awesome bagi kalian yang baru putus! Fiuh!

Post yang akan lo baca ini sebenernya sama sekali tidak bermanfaat (sama seperti post-post sebelumnya), ya tapi at least lo bisa ngetawain hidup gue lah ya...
Selain sibuk mencintai gebetan dalam kesunyian, gue sekarang lagi sibuk menyelam di dunia makeup. Iya, seni menghias wajah. Kecintaan gue di dunia makeup berawal dari temen gue yang bernama Cendy. Cendy adalah salah satu orang yang menginspirasi gue dalam dunia makeup. Di semester akhir kuliah, Cendy selalu memotivasi gue untuk ke kampus, bukan untuk ngerjain skripsi, tapi untuk melihat maha karya doi yang terlukis di wajahnya. :D

Dulu gue menganggap makeup sebagai suatu kegiatan yang tidak memberikan dampak positif, hanya membuang-buang waktu, dan tapi sekarang gue tahu bahwa selama ini gue khilaf. Selama ini gue ngejudge makeup. Makeup, maafin aq ea..



Dulu gue sama sekali gak kenal primer, foundation, concealer, lip liner, lip tint, mascara, eye shadow, beauty blender, brushes, eye brow kit, teknik contouring, teknik shadowing,  dan teman-temannya. Kalau ke kampus gue cuma bawa peralatan perang standard doang, kayak compact powder, lip gloss, dan pensil alis. Oh, sama bawa otak sih... *nyolot* 
Compact powder yang gue punya pun masih sangat polos dan sederhana, sampe temen-temen gue bilang: “HELLOOWW gue pake compact powder kayak punya lo itu pas gue SD, Ren!!”
Gue hanya bisa terdiam dan termenung sambil mengingat bahwa masa-masa SD gue habiskan di depan piano.



Semakin lama gue perhatiin Cendy, I was like "WHOOAAA KOK MUKA DIA BISA BEDA DAN KECE BANGET GARA-GARA MAKEUP???" (Cen, please traktir gue, lo udah gue agung-agungkan nih..) Gue pun mulai nanya-nanya tentang makeup ke Cendy, terus mulai nonton makeup tutorial di youtube & Instagram, follow akun-akun makeup artist, liat-liat diskon makeup di online stores. Pada akhirnya gue sadar bahwa ini udah gak normal. Something’s wrong. Gue gak bisa cuma liat-liat dan terpesona dengan keindahan seni menghias wajah. I need to have my own! MUAHAHAHAHAHAHA!
It happens sekitar November 2015.. Gue mulai nyicil beli-beli makeup, dimulai dar bedak yang agak "adult". Lalu gue beli BB cream, CC cream, dan DD cream (mari kita berharap gak akan ada ee cream). Tambah iseng lagi, gue beli eye liner, mascara, concealer, eye shadow base, lipstick, lip crème, blush on, concealer, berbagai jenis brush, dan mengakibatkan emak gue berkhotbah:

“Ren, what will you do with all these things?”
“Stop buying new makeup! You have a whole lot already!”
“Warna lipstick yang ini sama yang kemaren kamu beli apa bedanya? Kayaknya sama aja deh..”

Sambil khotbah, tangan nyokap akan gesit ngeliatin satu-satu makeup yang gue punya, dan ketika dia lelah khotbah, nyokap akan nanya “Wow... Can I borrow this one?” atau “Mama coba blush on-nya ya.. Kayaknya bagus nih..”

EWH CAPEDEH.

So..... inilah peralatan makeup yang gue punya. Not literally all, karena masih ada yang Pre-Order, sis..  
peralatan perang 
Yang gue punya ini masih alat makeup beginner banget, hampir semuanya bisa dibeli di drug store dengan harga murmer..

And these are the results of having fun with my babies:
(warning: a bunch of selfies are coming LOL. Kalau takut gumoh, skip aja)


pose mengingat-masa-lalu



abis nyobain eye shadow baru


dandan 5 menit beres!



hasil menghasut anak orang untuk dijadiin model makeover

Foto-foto di atas sebetulnya semacam kode bagi kalian untuk membelikan gue peralatan makeup yang lebih cihuy biar gue bisa dandan lebih kece. Siapa tau ada yang berbaik hati, hmmmm gue gak minta yang mahal kok, cukup Kylie Jenner Lip Kit aja!!! *pleaseeee gue ngiler banget*

Pada akhirnya, sebagai penutup post ini, gue pengen memberikan suatu masukan untuk kalian, khususnya untuk ciwik-ciwik.. Jangan malu/ragu untuk belajar makeup. Makeup sama sekali gak berarti PALSU, asalkan tau porsi yang tepat dan bisa menyesuaikan dengan kegiatan dan atau tempat yang kalian kunjungi. Tentu lo gak akan pake lipstick merah ke acara pemakaman kan? Namun lipstick merah gonjreng merona bisa kalian pake saat kalian menghadiri nikahan mantan!
Untuk kegiatan sehari-hari, lo bisa tampil natural dengan “no-makeup makeup”, yaitu makeup sederhana yang seakan-akan membuat lo terlihat kayak gak pake makeup, jadi ya sekadar pake BB cream, bedak, lipgloss/lisptik,pensil alis, and you’re ready to go! Ini sih biar gak terlihat kayak abis bangun tidur aja, plus siapa tau di jalan tabrakan sama cowok cakeup yang masih punya hubungan darah sama pemilik PT Agung Sedayu Group. LOL.

Yang pasti berdandalah karena lo sadar bahwa tubuh lo adalah sesuatu yang Tuhan percayakan kepada lo sehingga lo harus merawat dan menjaganya, bukan? *mendadak religious* 
Dan berdandanlah karena lo seneng melihat diri lo awesome, suka mengexplore produk-produk makeup, dan berani coret-coret muka lo. Jangan makeup semata-mata karena pengen terlihat cakep di depan gebetan atau mantan yaaaaa :p





Salam awesome! 

1 comment:

  1. Postingan yang kali ini sih perfctly awesome!!!! Mahakarya kamu luar biasaaaaaahhh.. hahha..

    ReplyDelete